Kamis, 20 Desember 2012

Perencanaan Penulisan Karangan Ilmiah


Dalam menyusun sebuah karangan ilmiah terdapat berbagai faktor yang harus diperhatikan sebelum membuat sebuah karangan ilmiah. Berikut ini adalah pembahasan mengenai faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah karangan ilmiah :
A. Pemilihan Topik
Pemilihan topik yang tepat, akan menunjukan tingkat cakupan dari sebuah penelitian yang akan dibahas. Topik yang diangkat biasanya, akan mempengaruhi minat pembaca apakah karangan ilmiah ini menarik atau tidak untuk dibaca.
B. Pembahasan Topik
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat pembahasan topik :
menampilkan informasi latar belakang,
menampilkan ringkasan hasil/temuan penelitian,
memberikan komentar apakah hasil penelitian sesuai dengan hipotesis,
menghubungkan dengan hasil penelitian terdahulu,
menjelaskan hasil yang diperoleh, terutama jika hasil tersebut tidak memuaskan,
membuat generalisasi dari hasil yang diperoleh (implikasi).
memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
C. Pemilihan Judul
Bagi pembaca judul akan dianggap mewakili bobot sebuah hasil penelitian yang akan ditulis, bahkan merupakan gambaran mutu tulisan yang akan ditulis. Secara umum, kriteria judul yang baik adalah:
Topik yang diteliti mengandung masalah yang tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit. Lebih baik kalau topik yang diajukan lebih spesifik, menarik, dan aktual secara akademik dan secara praktis.
Belum banyak diteliti orang lain. Kalaupun sudah ada penelitian lain, studi ini mengambil sisi lain, sisi tertentu, yang selama ini tidak memperoleh perhatian.
Diungkapkan dalam kalimat yang simpel, tetapi mampu menunjukkan dengan jelas independent variable dan dependent variable-nya.
Judul harus dapat menunjukkan problematik yang terkandung di dalam tema yang akan diteliti.
Sebaiknya judul dibuat dengan kalimat ganda. Kalimat pertama bersifat umum yang kemudian diikuti dengan ungkapan yang menunjukkan fokus persoalan yang dikaji.


D. Menentukan Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah suatu pernyataan tentang informasi apa saja yang akan dicari dan perlu didalami melalui penelitian tersebut. Pada hakikatnya tujuan penelitian mencakup beberapa atau salah datu hal berikut ini :
Menambah struktur pengetahuan.
Mengembangkan metode penelitian.
Menghasilkan informasi untuk perencanaan, pengambilan keputusan, dan formulasi kebijakan.
Mengevaluasi program.
Meramalkan perilaku individu ataupun kelompok.
E. Menentukan Kerangka Karangan (Outline)
Di dalam bahasa Indonesia untuk membuat suatu penulisan ilmiah harus membuat Outline (Kerangka karangan) dimaksudkan agar penulisan ilmiah tersebut terarah dan sesuai dengan yang diharapkan karena kerangka karangan merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan atau tulisan yang akan ditulis atau dibahas,susunan sistematis dari pikiran-pikiran utama dan pikiran-pikiran penjelas yang akan menjadi pokok tulisan.
Penyusunan outline (kerangka karangan) secara garis besar dapat dilakukan dengan menggunakan pola alamiah dan pola logis.
Macam–macam outline ( kerangka karangan ) dapat berdasarkan atas : sifat rinciannya dan berdasar perumusan teksnya.
Syarat outline ( kerangka karangan ) yang baik adalah sebagai berikut :
Tesis atau pengungkapan harus jelas.
Tiap unit hanya mengandung satu gagasan.
Pokok-pokok dalam kerangka karangan harus disusun secara logis, sehingga rangkaian ide jelas.
Harus menggunakan simbol yang konsisten.
F. Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah
Pemilihan Topik/Masalah Untuk Karya Ilmiah
Pemilihan topik untuk karya tulis ilmiah dapat dilakukan dengan cara merumuskan tujuan, menentukan topik dan melakukan penelusuran terhadap topik tersebut. Dengan melakukan ketiga cara tersebut maka akan diperoleh rumusan topik atau permasalahan yang jelas dan spesifik.
Mengindentifikasi Pembaca Karya Ilmiah
Sebelum Anda memulai menulis, ada baiknya Anda harus mengidentifikasi siapa kira-kira yang akan membaca tulisan Anda tersebut. Hal ini penting, karena dengan mengetahui latar belakang pengetahuan dan minat pembaca, akan mempermudah Anda di dalam mengorganisasikan materi sajian dan cara penyampaian. Selain itu, fokus pembicaraan pun menjadi semakin jelas dan spesifik.
Menentukan Cakupan Isi Materi Karya Ilmiah
Cakupan materi itu sangat ditentukan oleh rumusan tujuan yang jelas dan pengidentifikasi calon pembaca tepat. Jika Anda tidak mengetahui siapa yang akan membaca tulisan Anda, maka otomatis Anda tidak akan bisa menunjukan cakupan materi yang akan dibahas. Akibatnya, akn sulit bagi Anda untuk memilih dan memilih bahan pustaka, data atau informasi yang dibutuhkan pada saat melakukan tahap pengumpulan data atau informasi untuk tulisan.

ALINEA


·         Pengertian Alinea
Alinea atau Paragraf adalah suatu bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Dalam upaya menghimpun beberapa kalimat menjadi alinea, yang perlu diperhatikan adalah kesatuan dan kepaduan. Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam alinea membicarakan satu gagasan (gagasan tunggal). Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam alinea itu kompak, saling berkaitan mendukung gagasan tunggal alinea.
·         Tujuan Pembentukan Alinea
Pembentukan alinea memiliki beberapa tujuan yaitu:
Memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain. Oleh sebab itu alinea hanya boleh mengandung suatu tema, bila terdapat dua tema, maka dipecahkan menjadi dua alinea.
Memisahkan dan menegaskan perkataan secara wajar dan formal, untuk memungkinkan kita berhenti lebih lama daripada perhatian pada akhir kalimat. Dengan perhentian yang lebih lama ini, konsentrasi terhadap tema alinea lebih terarah.
·         Syarat-syarat Pembentukan Alinea
Alinea yang baik harus memenuhi syarat-syarat yaitu :
Kesatuan Alinea. Untuk menjamin adanya kesatuan alinea, setiap alinea hanya berisi satu ide pokok, satu topik/masalah.
Kepaduan ( koherensi) suatu alinea dikatakan padu jika dibangun dengan kalimat-kalimat yang berhubungan logis. Hubungan pikiran-pikiran yang ada dalam alinea menghasilkan kejelasan struktur dan makna alinea. Hubungan kalimat tersebut menghasilkan alinea yang satu padu, utuh, dan kompak. Kepaduan ini dapat dibangun melalui repetisi (pengulangan) kata kunci atau sinonim, kata ganti, kata transisi, dan bentuk paralel.
Ketuntasan ialah kesempurnaan. Hal ini dapat diwujudkan dengan:
Klasifikasi yaitu pengelompokan objek secara lengkap dan menyeluruh.
Ketuntasan bahasa yaitu kesempurnaan membahas materi secara menyeluruh dan utuh.
Konsistensi Sudut Pandang adalah cara penulis menempatkan diri dalam karangannya.
Keruntutan adalah penyusunan urutan gagasan dalam karangan. Gagasan demi gagasan disajikan secara runtut bagaikan air mengalir-tidak pernah putus.
·         Macam-Macam Alinea
Berikut ini adalah macam-macam jenis dari alinea :
Berdasarkan Tujuannya :
Alinea pembuka : Alinea pembuka biasanya memiliki sifat ringkas menarik, dan bertugas menyiapkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan diuraikan.
Alinea penghubung : Alinea penghubung berisi inti masalah yang hendak disampaikan kepada pembaca. Secara fisik, paragraf ini lebih panjang dari pada alinea pembuka.
Alinea penutup :  Alinea penutup biasanya berisi simpulan (untuk argumentasi) atau penegasan kembali (untuk eksposisi) menenai hal-hal yang dianggap penting.
·         Berdasarkan letak kalimat utama :
A.      Paragraf Deduktif letak kalimat utama di awal paragraf dimulai dengan pernyataan umum disusun dengan uraian atau penjelasan khusus.

B.      Paragraf Induktif letak kalimat utama di akhir paragraf. diawali dengan uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum.
C.      Paragraf Campuran letak kalimat utama di awal dan di akhir paragraf kalimat utama yang terletak di akhir bersifat penegasan kembali, dengan susunan kalimat yang agak berbeda.
Contoh Alinea
               Akhir-akhir ini berita mengenai bentrok, tawuran, pertikaian, konflik sering kali kita dengar. Mulai dari tawuran antar anak SMA, tawuran antar kampus, bentrok antar desa menjadi pembicaraan hangat dalam beberapa bulan terakhir ini. Dampak negatif yang ditimbulkan akibat tawuran, bentrok, pertikaian, konflik sangat bermacam-macam. Mulai dari hilangnya nyawa seseorang, rusaknya fasilitas umum, dan timbulnya rasa was-was pada masyarakat sekitar. Budaya masyarakat Indonesia yang kental dengan keramah tamahan nya kini berganti dengan masyarakat yang beringas, liar, dan main hakim sendiri. Cara musyawarah sepertinya sudah tidak berlaku lagi untuk memecahkan masalah. Mereka lebih memilih cara dengan kekerasan untuk menyelesaikan masalah. Anehnya, masalah yang menjadi akar permasalahan biasanya adalah hal-hal sepele yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cara damai.

Minggu, 04 November 2012

wacana


RESTAURANT
Biasanya orang singgah ke restoran ingin mencari makanan enak, mereka ingin mengenyangkan perut yang lapar dengan menyantap hidangan yang tersedia.
Namun demikian, pengunjung sekarang mulai datang ke restoran dengan tujuan lebih variatif. Mereka ke restoran tak lagi sekedar mengenyangkan perut tapi juga berusaha “mengenyangkan” mata.
Di tengah hiruk pikuk bisnis restoran, ada sebagian orang yang menjadikan pergi ke tempat makan sebagai gaya hidup. Para pebisnis makanan pun rupanya jeli dengan adanya kalangan tertentu ini.
Pengusaha restorans tak lagi sekedar menyediakan menu makanan enak bagi pengunjung. Akan tetapi menyediakan fasilitas lain seperti arena untuk bernyanyi, panggung hiburan yang menampilkan acara live music. Hingga menggelar program-program acara tertentu yang diadakan sewaktu-waktu untuk menghibur pengunjung.
Dengan adanya inovasi tadi maka jumlah pengunjung pun dapat terdongkrak. Sehingga roda usaha bisnis restoran terus bergerak.
Salah satu cara agar pengunjung mendapatkan sesuatu yang baru ialah dengan mendesain inding restoran agak berbeda misalnya dengan memajang berbagai lukisan di dinding restoran.
Memajang lukisan sebagai salah satu bagian dari interior restoran, kini menjadi tren baru beberapa restoran. Kalau dulu untuk menikmati sebuah karya seni orang perlu mengunjungi sebuah galeri lukisan, sekarang seiring dengan perubahan zaman, cukup datang ke restoran, duduk santai dan rileks orang bisa enjoy menikmati karya seni.
Ternyata adanya restoran yang mengakomodasi karya seniman lokal menjadi inspirasi bagi banyak seniman melakukan pameran lukisan di restoran. Hanya itu dilakukan sebagai penyegaran sekaligus mencari suasana baru, keuntungan dinding restoran dihiasi dengan lukisan, kalau sudah bosan bisa diganti.

Diksi
Pengertian diksi adalah pilihan kata. Pilihan kata merupakan  unsur sangat penting, baik dalam dunia menulis maupun untuk berkomunikasi setiap hari. Dalam hal ini, makna kata yang tepatlah yang diperlukan kata yang tepat akan membantu seseorang mengungkapkan dengan tepat apa yang ingin disampaikannya, baik lisan maupun tulisan. Diksi sendiri memiiki delapan elemen yaitu fonem, konjungasi, silabel, hubungan, kata kerja, kata benda, infleksi, dan uterans. Di samping itu, pemilihan kata itu harus pula dengan situasi dan tempat penggunaan kata-kata itu. Hal yang utama mengenai diksi adalah:
Pilihan kata atau diksi mencakup pengertian kata-kata mana yang dipakai untuk menyampaikan suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata-kata yang tepat atau menggunakan ungkapan-ungkapan yang tepat, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi.
Pilihan kata atau diksi adalah kemampuan membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna dari suatu gagasan yang ingin disampaikan, dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai (cocok) dengan situasi dan nilai rasa yang dimiliki kekompok masyarakat pendengar.Pilihan kata yang tepat dan sesuai hanya dimungkinkan oleh penguasaan sejumlah besar kosa kata atau pembendaharaan kata bahasa itu.
Makna Kata
Dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan adanya berbagai makna kata yang berhubungan dengan kata-kata lainnya. Diantaranya adalah makna kata sinonim, antonim, homonim, polisemi, dan hiponim. Berikut ini adalah pembahasan mengenai definisi dan contoh dari makna kata tersebut :
a. Sinonim adalah dua kata atau lebih yang pada asasnya mempunyai makna yang sama tetapi berlainan bentuk luar atau tulisannya. Contoh :
bunga = kembang
temperatur = suhu
akselerasi = percepatan
b. Antonim adalah dua kata yang memiliki makna yang berlawanan (lawan kata). Contoh :
bersih >< kotor
dangkal >< dalam
jauh >< dekat
c. Homonim adalah kata yang sama ejaan atau lafalnya tetapi memiliki makna yang berbeda. Berdasarkan keidentikan ejaan atau lafalnya homonim terdiri dari:
Homograf adalah bentuk istilah yang sama ejaannya, tetapi mungkin lain lafal dan maknanya (sama tulisannya tetapi lain pengucapan dan maknanya). Contoh : Apel (Upacara) dengan Apel (buah).
Homofon  adalah bentuk istilah yang sama lafalnya, tetapi berlainan ejaannya (sama pengucapannya tetapi lain tulisan dan maknanya). Contoh Bank (tempat menyimpan uang) dengan Bang (sebutan untuk laki-laki yang lebih tua).
d. Polisemi adalah istilah yang mempunyai makna yang berbeda-beda karena terjadi pergeseran makna atau tafsiran. Contoh :
Makanan harus dikunyah di dalam mulut (organ tubuh) hingga halus.
Tim penyelamat telah sampai di mulut (ujung) gua.
e. Hiponim adalah istilah yang maknanya terangkum oleh makna yang lebih luas yaitu superordinatnya. Contoh : Mangga, pisang, jeruk, apel, salak termasuk hiponim karena makna nya terangkum dalam superordinat buah.       

Rabu, 10 Oktober 2012

PERAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA


Bahasa adalah sistem lambang bunyi ujaran yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat pemakainya. Bahasa yang baik berkembang berdasarkan suatu sistem, yaitu seperangkat aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Bahasa sendiri berfungsi sebagai sarana komunikasi serta sebagai sarana integrasi dan adaptasi.
Bahasa Indonesia dikenal sebagi bahasa aglutinatif. Artinya, kosakata dalam bahasa Indonesia dapat ditempeli dengan bentuk lain, yaitu imbuhan. Imbuhan mengubah bentuk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu .Karena sifat itulah, imbuhan memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. Dengan demikian, sudah selayaknyalah, sebagai pemakainya kita memiliki pengetahuan mengenai ini.Kemampuan berbahasa yang baik dan benar merupakan persyaratan mutlak untuk melakukan kegiatan ilmiah karena bahas merupakan sarana komunikasi ilmiah pokok. Tanpa penguasaan tata bahasa dan kosakata yang baik akan sulit bagi seorang ilmuan untuk mengkomunikasikan gagasannya kepada pihak lain. Dengan bahasa selaku alat komunikasi, kita bukan saja menyampaikan informasi tetapi juga argumentasi, dimana kejelasan kosakata dan logika tata bahasa merupakan persyaratan utama.
Peranan Bahasa Indonesia dapat kita lihat saat kita berbicara ataupun menulis untuk menggungkapkan hasil pemikiran. Susunan kata-kata atau kalimat yang digunakan tidak mungkin keluar begitu saja tanpa aturan. Kita harus memilih kata-kata dan menyusun kata-kata tersebut sesuai dengan aturan dalam Bahasa Indonesia. Seperangkat aturan yang mendasari pemakaian bahasa, atau yang kita gunakan sebagai pedoman berbahasa inilah yang disebut Tata Bahasa. Penggunaan Tata Bahasa yang tepat, akan mempermudah pendengar atau pembaca yang menyimak kita untuk mengerti, memahami, dan menyerap maksud dari pemikiran kita.
Fungsi Bahasa Indonesia Secara Umum
Bahasa Indonesia  memiliki beberapa fungsi antara lain
·         sebagai alat komunikasi
·         sebagai alat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan
SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI
Bahasa adalah pikiran, perasaan, diwujudkan melalui ucapan yang diucapkan alat ucap manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup berkelompok dan membentuk lingkungan pergaulan yang tentunya mereka tinggal di dalamnya, bekerja dan mencari kebutuhan hidup. Dari sinilah bahasa itu berfungsi sebagai alat komunikasi.
SEBAGAI ALAT UNTUK MENGEMBANGKAN ILMU PENGETAHUAN
Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat menghasilkan pemikiran yang baik juga. Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi yang bersifat terbuka, membuat orang lebih mudah untuk mengembangkan dan memperluas ilmu pengetahuan khususnya untuk digunakan Bangsa Indonesia.
Sumber :
http://jaririndu.blogspot.com/2011/10/bahasa-sebagai-alat-komunikasi.html

Kamis, 03 Mei 2012

Sehatnya berolahraga

Ternyata olahraga itu banyak efeknya dimana kita sehat dan hidup terasa nyaman,berolahraga lah secara teratur ,supaya badan kita terasa segar ,olahraga itu membuat kita menjadi pintar untuk berpikir positif,kenapa bisa begitu ,karena olahraga itu membuat otak kita menjadi tergerak untuk berfikir positif.
Dan ternyata olahraga itu ada efeknya apabila terlalu sering berolahraga,katanya ya,kalo orang sering olahraga ,pasti kecanduan ,jadi apabila kita engga olahraga badan kita merasa pegl-pegal sendiri,nah maknnya dari itu olah raga lah secara teratur.

Tips membuat lagu


1.creative ,jangan dulu dipusingin dengan kesamaan lagu yangn kita buat dengan band lain

2.coba anda dengarkan lagi-lagu yanng banyak ,supaya dapat inspirasi ,dari jenis musiknya
3.kembangkan cerita yang akan dibuat lagu,seterah kalian
4.mengetahui sudah sampai mana musikalitas anda ,lalu lagu anda masuk di jenis musik mana apakh di mainstream atau indie
5.jangan terlalu abis pusing dengan tema nya anda bisa menginspirasilkan band lain
6.Jangan berpatokan sama band yang dah ada
7,jangan terlalu mengikuti band yang lagi hits ,buatlah dengan model yangn baru
8.kombinasi para personil harus ada yang di tonjolkan
9.jangan membuat lagu yang idealis
10 jangan takut dikritik orang ,jadilah kritik itu jadi pembelajaran bagi kita sendiri

Selasa, 01 Mei 2012

jakarta


Jakarta jaman sekarang udah mulai padat ,angka kelahiran semakin pesat dan  berpengaruh kepada keadaan bumi yang lebih mendasar yaitu udara yang semakin tercemar biasa disebut polusi ,udara semakin lama semakin tercemar gara-gara asap kendaraan ,pabrik,rokok yang menyebabkan oksigen semakin berkurang ,setelah tanah ,hamparan tanah sekarang semakin tidak ada di karenakan banyak pembangunan perumahan ,gedung,dan sebagainya akibatnya peresapan mulai sulit dan berakibat banjir ,setelah tanah yaitu air ,air jaman sekarang udah mulai sulit ,dikarenakan banyak pencemaran dari libah pabrik ,akhirnya air banyak mengandung bahan kimia yang mematikan bagi kesehatan kita ,memang jakarta yang sekarang sudah agak tidak sehat ,jadi supaya jakarta tetap menjadi kota yang bersih dan sehat ,kita harus menjaganya seperti ,tidak buang sampah sembarang,kurangi pengasapan yang merugikan kita dan orang lain ,dan melakukan penghijaun,supaya ada oksigen dan nyaman bagi kehidupan kita .